MENJADI LEBIH BAIK DARI KEMARIN

Rabu, 17 Oktober 2018

KEAMANAN APLIKASI WEB

KEAMANAN APLIKASI WEB


KEAMANAN APLIKASI WEB
1. PENYANDIAN DATA
    A. Enkripsi
        Adala suatu metode yang digunakan untuk mengkodekan data sedemikian rupa sehingga keamanan informasinya terjaga & tidak dapat dibaca tanpa di deskripsi dahulu. 
Tujuannya adalah untuk merubah data agar dapat diajaga kerahasiaannya.
Macam macam enkripsi :
  • MD2 (Message –Digest algorithm 2)
  • MD4 (th 1990)
  • SHA ( Secure Hash Algorithm)
  • RC4
B. Hashing
    Adalah transformasi aritmatik sebuah string dari karakter menjadi nilai yang mempresentasikan string aslinya.
Tujuannya adalah untuk membuat / menambahkan inputan secara random yang akan menghasilkan karakter yang memiliki panjang yang tetap dan memiliki atribut :
  • Input yang sama selalu menghasilkan output yang sama
  • Beberapa input yang berbeda tidak harus menghasilkan output yang sama
  • Metode satu jalan Input – Output
2. VALIDASI INPUT ALFANUMERIK USER
Validasi yang memfilter inputan berupa huruf dan angka. Cara membuat :
Buka m.s visual studio caranya start -> run ->ketikan devenv, lalu buat project baru dengan nama : ValidAlphaNumeric, pilih windows from Application & pilh bahasa pemrograman sesuai keinginan.
Ubah property form 1.
Kemudian coding.
Ketika program ini dijalankan dan diklik OK maka akan cek isi dari txtplat txt dan menampilkan message box berisikan true (jika benar) dan false (tidak sesuai).

3. VALIDASI INPUT NUMERIK USER
Validasi digunakan untuk memfilter inputan yang masuk sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Validasi input numerik = memfilter inputan berupa angka. Contoh :
<?php
    if ($set ($_post[submit])){
        $input = $_post [inputan];
        if ($_numeric ($input))
            { echo $input. “Aalah angka”;} else
            { echo $input.  “Ini bukan angka”;}
    }
?>

Sumber : https://tiochoirul34.wordpress.com/ 

Selasa, 07 Agustus 2018

Arsitektur DBMS Enterprise


Arsitektur DBMS Enterprise


1.      Komponen Arsitektur DBMS Enterprise
·         Data Dictionaryadalah sebuah repository yang menyimpan data definition dan deskripsi dari struktur data didalam database.
·         DBMS Utilities adalah program yang memungkinkan user mengelola data dengan cara create, edit, delete data dan file. Di dalamnya termasuk data recovery dan back up.
·         Report Generator adalah program untuk menghasilkan laporan yang berasal dari data yang disimpan.
2.      Struktur Memori Arsitektur DBMS Enterprise
·         Struktur Hirarki digunakan dalam DBMS mainframe awal. Hubungan records bentuk model treelike. Struktur ini sederhana namun nonflexibel karena hubungan terbatas pada hubungan satu ke banyak IBM sistem IMS dan mobile RDM adalah contoh sistem basis data hirarki dengan beberapa hirarki atas data yang sama. Struktur ini digunakan juga untuk menyimpan informasi geografis dari sistem file.
·         Struktur Jaringanterdiri dari hubungan yang lebih kompleks dengan banyak catatan dari akses mengikuti salah satu dari beberapa jalan.
·         Struktur Relasional adalah yang paling umum digunakan saat ini. Digunakan oleh mainframe, midrange, dan sistem komputer mikro. Menggunakan dua dimensi baris dan kolom untuk menyimpan data.
·         Struktur Multidimensistruktur ini menampilkan tampilan spreadsheet seperti data dan mudah untuk mempertahankan karena catatan disimpan sebagai atribut fundamental.
3.      Proses-Proses DBMS Enterprise
1.      Mendefinisikan Kebutuhan (Requirements Definition)
 Tujuannya : Untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan data yang dibutuhkan oleh user dalam                             sebuah organisasi.
Penjabarannya adalah :
1.      Mendefinisikan Kebutuhan Data
-Pengumpulan Informasi
-Domain Constraint
-Refrensial Integrity
-Other Business Rules
2.      Menentukan Ruang Lingkup
3. Pemilihan Metodologi
-Mengidentifikasi User Views
-Model Data Struktur
-Model Database Contraint
2.      Rancangan Konseptual (Conceptual Design)
Tujuannya : Untuk membuat sebuah model data konseptual (arsitektur informasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan iinformasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
3.      .Rancangan Implementasi (Implementation Design)
 Tujuannya : Untuk memetakan model data logis (logical data model) ke dalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ERD ke relasi.
4.      Rancangan Fisik (Physical Design)
Pada tahap terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network, dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel.
Rancangannya Seperti :
-Model detail oleh Database Specialists
-Diagram Entity-Relationship
-Normalisasi
-Spesifikasi hardware/software
5.      Langkah perbaikan (Stepwise Refinement)
Keseluruhan proses perancangan pada perancangan database harus dipandang sebagai satu langkah perbaikan, di mana perancangan pada setiap tahapan diperbaiki secara progresif melalui perulangan (iteration). Langkah perbaikan harus dilakukan pada bagian akhir setiap tahapan sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.
sumber : http://ruswandyrina27.blogspot.com/2015/10/arsitektur-dbms-entrerprise.html

Kamis, 01 Maret 2018

Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Kuy Belajar - Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button. Assalamualaikum sobat semua, kita akan melanjutkan pembahasan kita tentang form di HTML. sebelumnya kita sudah membahas materi tentang Fungsi Input Type File Beserta Cara Penggunaannya. dan pembahasan kita kali ini adalah Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button.Sobat sudah penasaran kan? kuy simak pembahasan berikut ini!





Mengenal Tag Button Dalam Form HTML
Fungsi dari Tag button yaitu untuk membuat tombol baik itu di dalam form ataupun diluar form. Tombol yang dihasilkan bisa berupa tombol submit ataupun tombol reset, mungkin sobat bertanya-tanya apa fungsi dari tombol submit dan tombol reset? tenang saja, kita akan membahasnya setelah ini. 

Sebenarnya untuk membuat tombol, kita pun bisa menggunakan tag input type submit dan input type reset. Fungsinya sama saja, namun dibandingkan dengan tombol yang dibuat menggunakan tag input type submit, penggunaan tag button akan lebih terasa fleksibel dalam penggunaannya.

Penulisan tag button ini pun tidaklah rumit, berikut ini adalah contoh penulisan tag button dalam HTML.


<html>

<title>Kuy Belajar Tag Button</title> 
</head>

<body>
        <button>Teks untuk Button</button>
</body>
</html>
Maka akan menghasilkan file HTML seperti gambar berikut ini.
Kuy Belajar - Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Dari gambar di atas terlihat sebuah button dengan teks "Teks untuk Button" di dalamnya. Penggunaan tag button pun tidak harus berada di dalam form, dan ini memberikan fleksibilitas yang tinggi. Sobat bisa memprogramnya menggunakan  
javascript untuk menghasilkan fungsi lain yang akan dijalankan ketika tombol tersebut di klik.



Mengenal Atribut Type Dalam Button
Seandainya sobat menggunakan tag button ini di dalam sebuah form, maka sobat bisa menaambahkan sebuah atribut type untuk mengubah fungsi dari button yang sobat buat. Nilai yang sobat bisa masukkan untuk atribut type ini yaitu reset dan submit.

Berikut ini adalah contoh penulisan atribut type di dalam button.

<html>

<title>Kuy Belajar Tag Button</title> 
</head>

<body>
<form>
        <button type="submit">Button Type Submit</button>
        <button type="reset">Button Type Reset</button>
</form>
</body>
</html>
Maka akan menghasilkan file HTML seperti gambar berikut ini.
Kuy Belajar - Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Dari segi bentuk tampilan kedua button di atas memang tidak ada perbedaan sama sekali, namun mereka memiliki fungsi yang berbeda tentunya. 


Jika pada button type=”submit”, maka ketika user meng-klik tombol tersebut, maka HTML akan mengirimkan nilai yang dimasukkan oleh user pada form tersebut untuk diproses (misalkan dengan 
PHP).

Namun jika pada button type=”reset”, maka jika user meng-klik tombol tersebut, maka efeknya form yang sudah di isikan data oleh user akan otomatis kosong.



Mengenal Atribut Disabled Pada Button
Atribut disabled  merupakan salah satu atribut penting di dalam tag button, atribut ini di gunakan untuk mengatur apakah tombol yang kita buat bisa digunakan oleh user atau tidak. Atribut ini hanya memiliki 1 nilai, yaitu disabled.

Berikut ini adalah contoh penulisan atribut disabled pada tag button dalam HTML.
<html>

<title>Kuy Belajar Tag Button</title> 
</head>

<body>
        <button disabled>Button ini di Disabled</button>
</body>
</html>
Maka akan menghasilkan file HTML seperti gambar berikut ini.
Kuy Belajar - Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button

Pada gambar di atas terlihat warna button berbeda dengan button default, button pada gambar di atas berwarna abu-abu dan kita tidak dapat meng-kliknya. 


Atribut disabled ini bisa diterapkan kepada hampir seluruh objek form, dan biasanya akan diprogram menggunakan 
javascript untuk mengaktifkan tombol tersebut. Misalkan kita memprogram sebuah tombol yang hanya bisa aktif ketika user telah mengisi seluruh formulir.



Mengenal Atribut Id dan Class Dalam Tag Button
Selain atribut type, dan disabled, HTML juga menyediakan atribut juga menyediakan atribut id dan class. Kita bisa menggunakan atribut seperti id dan class dalam tag button. Berikut ini adalah contoh penulisan tag id dan class dalam input button.
<html>

<title>Kuy Belajar Tag Button</title> 
</head>

<body>
        <button id="nama_id" class="nama_class">Teks untuk Button</button>
</body>
</html>
Tag id dan class akan dibutuhkan untuk pemograman HTML menggunakan javascript 
dan CSS.


Contoh Penggunaan tag input button di Dalam Form HTML
Sebagai akhir dari materi Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button ini, kita akan menggabungkan semua atribut yang sudah kita pelajari di atas. Berikut ini adalah contoh penulisan tag button dalam form HTML.
<html>

<title>Kuy Belajar Tag Button</title> 
</head>

<body>
        <button>Button Normal</button>
        <br>
        <button disabled>Button Disabled</button>
        <br>
   <h4>Formulir isian duniailkom:</h4>
   
   <form action="" method="get"> 
   Nama : <input type="text" name="nama_nya"/>
   <button type="submit">Kirim Data</button>
   <button type="reset">Reset Form</button>
   </form>
</body>
</html>
Maka akan menghasilkan file HTML seperti gambar berikut ini.
Kuy Belajar - Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button


Sobat akan menjumpai bahwa penggunaan tag button di dalam HTML tidak hanya terbatas di dalam form. Dalam proses desain website, tag button juga sering diprogram dengan menggunakan javascript.


Saya rasa itu lah pembahasan kita tentang Cara Membuat Tombol di HTML Menggunakan Tag Button. kita sudah mempelajari fungsi berserta contoh nya masing-masing.
Sekian dulu dari saya "Singkat, Semoga Bermanfaat"


Sumber : http://kuy-belajar.blogspot.co.id/2016/07/cara-membuat-tombol-di-html-menggunakan-tag-button.html